Menjelang Lebaran, sudah menjadi seperti fenomena di Indonesia bahwa harga barang-barang menjadi naik. Berapapun jumlah kenaikannya, tetapi yang pasti Anda harus pandai mengatur pengeluaran. Dan bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan, tentunya ada hal yang menjadi keistimewaan bagi kebanyakan adalah Tunjangan Hari Raya atau yang lebih sering disebut THR.
Banyaknya THR tergantung dari kebijakan kantor tempat Anda bekerja. Hal yang pasti menjadi pertimbangan adalah cara penggunaan dan pengaturannya. Jangan sampai THR hanya akan "numpang lewat". Ingat :) hidup Anda kan tidak hanya di Lebaran saja. Masih ada hari lain....
Nah, bagaimana caranya mengatur pengeluaran THR? Menurut QM Financial, ada beberapa hal yang harus diingat dan dilakukan, yaitu :
Banyaknya THR tergantung dari kebijakan kantor tempat Anda bekerja. Hal yang pasti menjadi pertimbangan adalah cara penggunaan dan pengaturannya. Jangan sampai THR hanya akan "numpang lewat". Ingat :) hidup Anda kan tidak hanya di Lebaran saja. Masih ada hari lain....
Nah, bagaimana caranya mengatur pengeluaran THR? Menurut QM Financial, ada beberapa hal yang harus diingat dan dilakukan, yaitu :
- Zakat. Ada dua jenis zakat yang wajib dibayarkan saat menjelang Idul Fitri yaitu zakat fitrah dan zakat ma’al.
- THR asisten rumah tangga, supir, petugas kebersihan dan keamanan di kompleks rumah.
- Berbagi rejeki dengan office boy di kantor.
- Open House.
- Mudik.
- Hadiah dan angpau untuk keluarga.
- Infal asisten rumah tangga atau babysitter.
- Makan di luar selama libur Idul Fitri.
- Kurban Idul Adha.
Lalu, bagaimana dengan Anda yang memiliki banyak kebutuhan tetapi jumlah THR sudah habis? Menurut para financial planner, bisa dengan MEMINJAM dari DANA DARURAT. Meminjam ya :) artinya harus dikembalikan.
Untuk Anda yang berprofesi sebagai bukan sebagai karyawan tetap suatu perusahaan? Tidak usah risau :) Karena sebetulnya Anda dapat mempersiapkannya setahun sebelum Lebaran tiba. Sulit? Tidak... :) yang penting, Anda niatkan dengan sungguh-sungguh untuk kemudian dilaksanakan. Dengan dicicil akan meringankan Anda...
Cara menghitungnya seperti ini :
Kebutuhan hari raya tahun ini : Rp 5.000.000
Inflasi : Rp 500.000
Kebutuhan hari raya tahun depan : Rp 5.500.000
Menabung per bulan : Rp 500.000
In shaa Allah, dengan niat yang sungguh-sungguh Anda bisa berbagi kegembiraan dengan yang lain. Selamat mengatur keuangan Anda ^_^
No comments:
Post a Comment