Pages

Wednesday, 23 July 2014

CARA BIJAK MENGATUR UANG THR

Menjelang Lebaran, sudah menjadi seperti fenomena di Indonesia bahwa harga barang-barang menjadi naik. Berapapun jumlah kenaikannya, tetapi yang pasti Anda harus pandai mengatur pengeluaran. Dan bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan, tentunya ada hal yang menjadi keistimewaan bagi kebanyakan adalah Tunjangan Hari Raya atau yang lebih sering disebut THR.

Banyaknya THR tergantung dari kebijakan kantor tempat Anda bekerja. Hal yang pasti menjadi pertimbangan adalah cara penggunaan dan pengaturannya. Jangan sampai THR hanya akan "numpang lewat". Ingat :) hidup Anda kan tidak hanya di Lebaran saja. Masih ada hari lain....

Nah, bagaimana caranya mengatur pengeluaran THR? Menurut QM Financial, ada beberapa hal yang harus diingat dan dilakukan, yaitu :

  1. Zakat. Ada dua jenis zakat yang wajib dibayarkan saat menjelang Idul Fitri yaitu zakat fitrah dan zakat ma’al. 
  2. THR asisten rumah tangga, supir, petugas kebersihan dan keamanan di kompleks rumah.
  3. Berbagi rejeki dengan office boy di kantor.
  4. Open House.
  5. Mudik.
  6. Hadiah dan angpau untuk keluarga.
  7. Infal asisten rumah tangga atau babysitter.
  8. Makan di luar selama libur Idul Fitri.
  9. Kurban Idul Adha.
Lalu, bagaimana dengan Anda yang memiliki banyak kebutuhan tetapi jumlah THR sudah habis? Menurut para financial planner, bisa dengan MEMINJAM dari DANA DARURAT. Meminjam ya :) artinya harus dikembalikan.

Untuk Anda yang berprofesi sebagai bukan sebagai karyawan tetap suatu perusahaan? Tidak usah risau :) Karena sebetulnya Anda dapat mempersiapkannya setahun sebelum Lebaran tiba. Sulit? Tidak... :) yang penting, Anda niatkan dengan sungguh-sungguh untuk kemudian dilaksanakan. Dengan dicicil akan meringankan Anda...

Cara menghitungnya seperti ini :
Kebutuhan hari raya tahun ini           : Rp 5.000.000
Inflasi                                                            : Rp     500.000
Kebutuhan hari raya tahun depan    : Rp 5.500.000
Menabung per bulan                               : Rp     500.000

In shaa Allah, dengan niat yang sungguh-sungguh Anda bisa berbagi kegembiraan dengan yang lain. Selamat mengatur keuangan Anda ^_^

Tuesday, 22 July 2014

SIAPAPUN PRESIDEN INDONESIA

Bener yaa...malam ini KPU sedang membacakan hasil penghitungan suara se-Indonesia. Hasilnya akan memberikan informasi penting bagi kita WNI, siapa calon presiden Indonesia setelah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Bapak Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden kita untuk 2 kali masa jabatan. Apapun yang telah terjadi selama masa kepemimpinan beliau, yang perlu diingat adalah bahwa kita sebagai manusia yang hidup memiliki posisi masing-masing. Posisi baik di keluarga, masyarakat dan warga negara. Dan yang perlu diingat, kita memiliki kewajiban yang berkaitan dengan posisi tersebut.

Dan yang terlebih lagi, kita harus memiliki kemampuan mengelola keuangan kita. Karena..seperti sudah diketahui khalayak ramai, sebanyak apapun uang Anda kalau Anda tidak dapat mengaturnya dengan bijaksana penuh dengan perhitungan maka tinggal tunggu waktu, uang Anda bisa habis dalam sekejab.

Dengan demikian, kecerdasan finansial harus dimiliki oleh siapapun. Berapapun jumlah penghasilan Anda, harus bijaksana dalam penggunaannya. Uang hanyalah alat untuk mempermudah kehidupan kita sebagai manusia. Alat yang harus dipergunakan dengan proporsional. 

Karena itu, siapapun presiden Indonesia yang akan menggantikan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono maka kita juga yang harus tetap berusaha sekeras mungkin dalam menjemput rejeki yang halal dan juga dengan cara yang cerdas. Dengan demikian kita tidak terlalu lelah dalam menjemputnya. Harus menggunakan uang dengan bijaksana.

Ingat!!! Siapapun presiden Indonesia nantinya, kita harus cerdas finansial, bijaksana dalam mengatur uang, dan bekerja cerdas untuk menjeput rejeki yang halal.