Pages

Sunday, 22 September 2013

Sejauh Mana Manfaat Uang Memperbaiki Hidup Anda?

Apakah Anda..
  • merasa memiliki pendapatan besar tetapi selalu  kehabisan uang di akhir bulan?
  • senang belanja barang-barang bagus tetapi diam-diam ketakutan karena  memiliki tabungan Rp 0,00?
  •  memiliki utang berkepanjangan  dan khawatir akan terus-menerus berhutang?
  • ingin memastikan  dana pendidikan  untuk putra-putri tercinta?
  • ingin mempertahankan gaya hidup  yang nyaman di masa pensiun?
  • telah bekerja keras selama ini, dan ingin  uang segera bekerja keras untuk Anda?
Jika Anda menjawab YA pada salah satu dari pertanyaan di atas, maka Anda perlu terus memperbaiki cara Anda mengatur uang--salah satunya adalah dengan melakukan perencanaan keuangan yang cermat.

Mari berkata jujur pada diri sendiri dan renungkan bagaimana sebetulnya hubungan Anda dengan penghasilan yang Anda upayakan selama ini. Suka atau tidak suka, Anda tentu saja memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, sering kita lupa bagaimana makna uang pada kehidupan kita.

Makna uang bagi setiap orang mungkin berbeda-beda. Tapi, pertanyaan saya adalah :"Sejauh mana manfaat uang memperbaiki hidup Anda?"

Sebaiknya uang yang kita miliki sepenuhnya bermanfaat untuk hidup kita sekarang dan di masa depan.

Kita perlu mengetahui manfaat apa saja yang dapat diberikan uang kepada kita. Merasa "cukup" dan berproses untuk dapat memnuhi kebutuhan dan keinginan kita, sering jadi lebih bermakna daripada sekedar menjadi kaya. 

Uang benar-benar hanya merupakan alat. Kebijaksanaan kita yang akan membuat uang itu bagaimana. Mau dipergunakan untuk kepentingan diri sendiri? Keluarga tercinta? Orang-orang sekitar kita? Sungguh...tidak ada yang salah menjadi kaya. Jadilah kaya dan jadilah orang yang bermanfaat bagi sekeliling dengan kekayaan itu.




Wednesday, 18 September 2013

Proteksi


Ya betul, proteksi atau asuransi lebih penting daripada Dana Pendidikan Anak maupun Dana Pensiun.

Mengapa demikian?

Untuk mencapai tujuan-tujuan finansial seperti Dana Pendidikan dan Dana Pensiun, Anda perlu berinvestasi. Andalah yang berperan aktif secara finansial melindungi dan memastikan agar tujuan-tujuan tersebut dapat tercapai pada waktunya.

Lalu, siapakah yang secara finansial melindungi Anda pada saat Anda sedang berinvestasi untuk mencapai tujuan-tujuan finansial seperti Dana Pendidikan atau Dana Pensiun? ASURANSI


Macam-macam asuransi tersedia untuk Anda pilih misalnya asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, asuransi mobil, atau pun asuransi rumah.

Penting sekali bagi Anda untuk mengingat bahwa asuransi sesungguhnya berfungsi melindungi--dalam hal ini, melindungi keluarga Anda dari hilangnya penghasilan jika terjadi sesuatu pada diri Anda. Dengan demikian, setiap pemberi nafkah sebaiknya memiliki asuransi jiwa.

Dalam memilih asuransi, tanyakan pada diri Anda,"Apa yang saya beli dari sebuah asuransi?".


Katakanlah Anda membeli asuransi karena mengharapkan perlindungan dalam bentuk 'uang pertanggungan' atau nilai tunai yang dapat diambil. Sesuai dengan fungsinya untuk mengalihkan resiko, maka yang Anda beli daru sebuah produk asuransi adalah nilai pertanggungannya. Ini akan terima dalam bentuk 'uang pertanggungan'  jika terjadi kecelakaan, atau diterima oleh ahli waris Anda jika Anda meninggal. Jika produk tersebut adalah asuransi kesehatan, perlindungan yang Anda terima adalah dalam bentuk sejumlah uang atau penggantian biaya kesehatan/rumah sakit bila Anda jatuh sakit dan harus dirawat.

Para pemegang polis asuransi seringkali hanya memikirkan besarnya dana yang akan mereka terima di kemudian hari dari produk asuransi tersebut. Padahal, ada hal-hal lain yang penting diperhatikan bila Anda membeli suatu produk asuransi.

40 Tips Keuangan Safir Senduk

Safir Senduk seorang konsultan perencana keuangan ternama, menebarkan tips-tipsnya; diantaranya adalah sebagi berikut:

1. Penghasilan Rp 5 juta : Bayar utang Max. 30% (1,5 juta), Menabung Min. 10% (500 ribu), Asuransi Max. 10% (500 ribu), Biaya Hidup Max. 50% (2,5 juta)

2. Pengeluaran untuk Kost sebaiknya Maksimal 30% dari Penghasilan

3. Ambil Asuransi Kesehatan yang Berdiri Sendiri / Gabung dengan Asuransi Jiwa? Kalau butuh Asuransi Jiwa, ambil yang gabungan aja


4. Arisan bukanlah Investasi

5. Punya Rp 500 juta yang Nganggur 1-3 bulan? Taruh di Reksa Dana Pasar Uang

6. Beli Rumah sebaiknya Sebelum Nikah. Kalau dananya tidak ada, beli setelah nikah juga tidak apa

7. Punya Uang Rp 2 juta: Lunasi Kartu Kredit atau Beli Reksadana? Lunasi Kartu Kredit. Untuk Reksadana bisa dicari lagi uangnya

8. Seorang Single sebaiknya pakai 2 rekening, satu untuk kebutuhan sehari-hari, satu lagi untuk investasi

9. Mau beli Kendaraan? Beli Cash. Gak punya Cash, silakan beli Kredit, asalkan memang Kendaraannya butuh

10. Beli Barang Elektronik sebaiknya Cash. Kredit sebaiknya difokuskan ke hal lain saja


11. Kalau belum pernah berbisnis, pilihlah bidang bisnis berdasarkan Hobi

12. Tiga Pilihan memilih Bidang Bisnis: (1) Dari Hobi, (2) Dari Keahlian, (3) Dari Tawaran Keuntungan

13. Beli Emas lebih menarik dibanding yang Lain karena Peminatnya di Indonesia Lebih Banyak

14. Buat Single, Kendaraan Perlu karena untuk Bekerja. Tapi tidak punya Kendaraan pun juga tak apa.

15. Mau berhenti dari kepemilikan Kartu Kredit? Datang langsung ke banknya, dan gunting di depan CS-nya

16. Punya Mobil bukan Keharusan. Tapi kalau ditanya, mana baiknya: Kendaraan atau Rumah dulu? Buat Single: Kendaraan dulu

17. Dalam Jangka Panjang, kenaikan Harga Properti lebih tinggi daripada Bunga KPR.”

18. Dua Macam Investasi: (1) Bisnis, (2) Produk Investasi. Bisnis, hasil Lebih Besar, tapi Risiko juga Besar.”

19. Mending beli Dinar atau Emas Batangan? Emas Batangan

20. Investasi Perorangan yang bisa dianggap Paling Aman Saat ini adalah ORI

21. Secara Sopan Santun, Bank gak boleh ngeluarin Kartu Kredit tanpa Seijin Kita.

22. Bisnis apa yang Modal Kecil tapi bisa dijual mahal? Bisnis Konsultasi.

23. Investasi Barang Koleksi. Semua Barang bisa dikoleksi, tapi tidak semua Barang Koleksi bagus untuk Investasi.

24. Anda Karyawan sekaligus Bisnis Sampingan? Silakan berhenti jadi Karyawan kalau Penghasilan Bisnis sudah 3x Gaji.

25. Pengen Mobil tapi Dana Terbatas? Pertimbangkan Mobil Second. Ini karena Nilai Mobil menyusut Sangat Besar di Tahun-tahun Pertama.

26. Pengen Kredit Mobil baru? Kalau punya cashnya, mending bayar cash aja.


27. Dua Macam Aset: (1) Aset yg bikin kita selalu Keluar Uang Tiap Bulan, dan (2) Aset yg bikin kita Dapat Uang Tiap Bulan.

28. 5 Komponen Biaya Liburan: (1) Transport, (2) Akomodasi, (3) Makan Minum, (4) Obyek Wisata, dan (5) Belanja & Oleh-oleh.

29. Anda Single Parent? Pertimbangkan untuk punya Bisnis Sendiri. Jangan Melulu mengandalkan Pekerjaan Sebagai Karyawan.

30. Kredit Barang Bank Syariah: Bank beli barang itu, lalu JUAL ke kita dgn Harga Lebih Tinggi yang kita cicil. Sampai Lunas. Fixed.

31. Beda Beli Barang via Kredit di Bank Umum & Bank Syariah? Bank Umum: Kita bayar Pokok+Bunga yg Naik Turun. Akadnya Kredit

32. Beda Nabung di Bank Umum & Bank Syariah? Di Bank Umum dapatnya Bunga. Di Bank Syariah dapatnya Bagi Hasil (dari Keuntungan Bank).

33. Makin Panjang Jangka Waktu Invest, makin GPP pilih Produk Investasi yg Potensi Hasilnya Besar biarpun Risikonya Besar.

34. Tab Berjangka vs Asuransi Jiwa? Kalau pilihannya hanya 2 itu, maka u/ Hasil Lebih Besar, pilih Tab. Berjangka.

35. Tips Liburan Budget Mepet: Tekan di Biaya Penginapan & Transport. Penginapan: Hotel Melati. Transport: Low Fare Airline.

36. Tiga Macam Budget Liburan: (1) Budget Mepet, (2) Budget Normal, (3) Budget Lebih.

37. Yg namanya Kredit, sebaiknya digunakan u/ Hal Produktif. Kalau Kredit cuma jadi Sofa, Baju atau Liburan, itu mah percuma.

38. Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang. Dlm Keuangan, Siapkan Investasi dr Jauh Hari, dan Jgn Tamak dgn Returnnya.

39. Reksa Dana Syariah: Reksa Dana yang berinvestasi ke Instrumen Pasar Modal dan Pasar Uang yang sesuai Syariah Islam.


40. “Untuk yg baru kerja, Dana Terbatas, mulailah dengan Tabungan Berjangka, kemudian meningkat ke ReksaDana.

Segera rencanakan kehidupan terbaik untuk keluarga anda.

7 Fakta Pentingnya Asuransi

Selamat malam semuanya...Tahukah Anda bahwa menurut laporan lembaga ekonomi internasional yang bekerja secara independen, Indonesia termasuk salah satu negara yang underinsured! Apakah itu?

Underinsured artinya adalah Indonesia merupakan negara yang penduduknya memiliki atau dukungan dengan asuransi masih SANGAT rendah! Padahal Indonesia kan salah satu negara konsumtif. Gadget/produk fashion yang harganya mahal saja laku, masa asuransi tidak laku?

Sebuah situs manajemen keuangan memberikan kultwit akan pentingnya asuransi. Simak saja... Oh ya, kalau suka jangan lupa di rate bintang 5 ya

1. Sebenarnya, tahukah Anda seberapa pentingnya memiliki asuransi? Ini merupakan bentuk investasi yg krusial dan penting untuk menjaga Anda.

2. Asuransi dpt menjamin saat kita kehilangan pekerjaan, properti, pemasukan, kesehatan secara fisik dan juga hilangnya kehidupan. 

3. Sebagian besar orang mengabaikan asuransi, terutama bagi mereka yang merasa muda dan merasa tidak akan terkalahkan. Pendapat mereka salah!

4. Sesungguhnya, diwaktu inilah dimana asuransi itu dapat dijangkau atau dibeli. Janganlah menganggap bahwa asuransi itu adalah "dead money"

5. Anda perlu tahu bahwa setiap perusahaan asuransi memiliki value dan kebijakan yg berbeda, maka berkonsultasilah dengan agen asuransi

6. Agen asuransi yang bagus tidak memaksa anda dgn memberitahu segala macam produk yang ada. Sebaliknya, merancang rencana hidup Anda dgn baik

7. Dengan pilihan yg baik, maka di saat anda berumur >60thn dan tdk bisa membayar lg premi Anda, Anda telah mempunya nilai akumulasi yang bagus

Sudah mengerti kan? Nah, jaga dan lindungi diri Anda agar tidak menderita dgn dana yg terbatas!

Sumber : Pentingnya Asuransi atau The Importance of Insurance